Sabtu, 02 Mei 2015

Cerita Tentang Ibu dan Anak Yang Bertengkar

Seorang anak bertengkar dengan ibunya dan meninggalkan rumah .saat berjalan ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang . ia melewati sebuah kedai bakmi . ia inggin sekali memesan semangkok bakmi karena lapar .
Pemilik bakmi melihat anak itu berdiri cukup lama di depan kedainya , lalau bertanya “nak , apakah engkau inggin memesan bakmi ?”
“yaa , tetapi aku tidak membawa uang” jawab anak itu dengan malu malu “tidak apa apa , aku kan mentraktirmu ” jawab si pemilik kedai

Anak itu segera makan . kemudian air matnya mulai berliang “ada apa nak ” tanya si pemilik kedai .”tidak apa apa , aku hanya terharu karena seorang yang baru kukenal memberi aku semangkuk bakmi tetapi ibuku sendiri setelah bertengkar denganku , mengusirku dari rumah . aku seorang yang baru kukenal tetapi begitu peduli padaku ” .
Pemilik kedai itu berkata “nak ,mengapa kau berpikir begitu”
Renungkan hal ini , aku hanya memberimu semagkuk bakmi dan aku begitu terharu ... ibumu telah memasak bakmi ,nasi , dll sampai kamu dewasa , harusnya kamu berterima aksih kepadnya .
Anak itu kaget mendengar hal tersebut “mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu?”
Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal aku begitu berterimakasih , tetapi terhadap ibuku yang memasak untuk ku selama bertahu tahun , aku bahkan tidak peduli ..
Anak itu segra menghabiskan bakmi nya lalau ia menguatkan dirinya untuk segera pulang begitu sampai di ambang pintu rumah , ia meliaht ibunya dengan wajah letih dan cemas ketika meliaht anaknya , kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “nak , kau sudah pulang , cepat masuk , aku telah menyiapkan makan malam”
Mendengar hal itu , si anak tidak dapat menahan tangisannya di hadapan ibunya ..

Kadang kita mungkin aka sangat berterima kasih kepada orang lain untuk suatu pertolongan kecil yang di berikannya pada kita . namun kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita , sering kita melupakan nya begitu saja ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar